Tips & Trik Nyaman Berkendara Saat Liburan
10 Juni 2009
Juli Ini, musim liburan sekolah kembali datang. Bulan Juli selalu menjadi saat-saat yang dinantikan keluarga sebagai ajang rekreasi keluarga. Bahkan tak sedikit yang menggunakan momen ini untuk rekreasi.
Rekreasi ke tempat hiburan atau berkunjung ke tempat keluarga di luar kota tentu membuat aktifitas liburan makin menyenangkan. Namun jangan lupakan keselamatan selama perjalanan. Bagi Anda yang mengemudikan mobil dalam waktu yang relatif lama, perlu diperhatikan beberapa aspek.
Posisi mengemudi
Ada tiga aspek yang harus diperhatikan saat mengatur posisi mengemudi, yakni kenyamanan, komunikasi, dan kendali. Kenyamanan, saat berada di kondisi nyaman, diharapkan tubuh tidak cepat letih sehingga menyebabkan konsentrasi mengemudi tetap maksimal meski dalam waktu yang relatif lama.
Komunikasi, pengemudi harus mendapatkan daya pandang terbaik dan mampu berkomunikasi dengan mobil atau lingkungan sekitarnya. Jadi faktor 'seen and be seen' (melihat dan dapat terlihat) terpenuhi. Kendali, pengemudi harus tanggap mencermati kondisi lingkungan sekitar, cepat mengambil tindakan tepat dan mengantisipasi setiap kemungkinan terjadinya bahaya.
Posisi duduk
Sandarkan bagian punggung benar-benar menempel pada sandaran kursi hingga pangkal tulang belakang. Saat punggung menempel sempurna, gunakan kedua pergelangan tangan sebagai ukuran. Posisikan kedua pergelangan tangan pada roda kemudi (arah jam 12), lalu turunkan, masing-masing pada posisi jam 3 (tangan kanan) dan jam 9 (tangan kiri).
Jika ada tilt steering, atur roda kemudi menghadap dada, beri jarak 10 inci. Jadi apabila kantung udara mengembang, akan melindungi dada, bukan kepala. Kemudian atur posisi kaki pada pedal-pedal. Tempatkan tumit kaki kanan diantara pedal gas dan pedal rem. Posisi ini akan mempercepat reaksi ketika dibutuhkan pengereman mendadak.
Selain itu sesuaikan juga ketinggian head restraint hingga sebatas telinga, sehingga dapat melindungi bagian kepala dan cidera pada bagian leher jika terjadi benturan dari depan dan belakang.
Posisi tangan
Posisikan tangan pada posisi jam 3 dan jam 9, karena dengan posisi ini dapat mengontrol kendaraan dengan lebih baik. Selain itu instrumen seperti sein dan wiper juga dapat digerakkan menggunakan jari, bukan tangan. Posisi seperti ini juga tidak membuat tubuh cepat letih, karena posisi tangan tidak lebih tinggi dari jantung.
Namun yang perlu diperhatikan, ibu jari jangan masuk kedalam roda kemudi (stir). Karena apabila roda depan kendaraan Anda tersangkut sesuatu, misalnya, balok, trotoar, tanggul, dan sebagainya, maka biasanya roda kemudi akan berputar sangat cepat. Kondisi inilah yang bisa menyebabkan cedera pada pergelangan tangan dan jari tangan.
Terakhir, jangan lupakan untuk selalu gunakan sabuk keselamatan, dan beristirahatlah empat jam sekali selama perjalanan. Selamat berlibu
www.okezone.com