Hotline: 031- 83 100 888, 0821 8983 5555 | E-Mail:

Pengacara Chrysler Dapat Bayaran Rp 2,1 Triliun

10 Juli  2009

Chrysler LLC
Kantor Pusat Chrysler LLC di Auburn Hill, Michigan, Amerika Serikat.


DETROIT, — Chrysler LLC telah diumumkan bangkrut oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama minggu lalu dan diharuskan “serumah” dengan Fiat SpA, Italia. Untuk menuju proses kebangkrutan tersebut, orang atau perusahaan yang menikmati keuntungan jutaan dollar adalah para pengacara.

Menurut Bloomberg.com, Chrysler harus mengeluarkan uang sekitar 200 juta dollar atau sama dengan 2,1 triliun agar secara hukum dinyatakan pailit. Uang sebesar itu, selain untuk pengacara, juga untuk para profesional yang membantu Chrysler bisa disatukan dengan Fiat.

Lebih lanjut dijelaskan, perusahaan berlogo pentastar (bintang lima) itu telah membayar kantor pengacara Jones Day, sebesar 18,9 juta dollar AS (sekitar Rp 20 miliar) sejak November lalu untuk mencegah, mempersiapkan diri, dan melaksanakan Chapter 11.

Menurut Stephen Lubben, pengajar hukum kebangkrutan di Seton Hall University Shool of Law, Newark, New Jersey, yang diwawancarai Bloomberg.com, para pengacara, bankir, dan akuntan memperoleh bayaran sepuluh kali lipat menjelang penentuan keputusan pailit.

Ketika dinyatakan bangkrut, Kamis (30/4), Chrysler mempunyai 54.000 karyawan. Pada akhir 2008, kekayaan yang masih dimiliki perusahaan ini tercatat 39,3 miliar dollar AS. Adapun tanggung jawab yang harus dibayar mencapai 55,2 miliar dollar AS. Akhirnya, Chrysler menjual aset terbaiknya, yaitu merek Jeep dan Dodge Ram, kepada Fiat.

Pengacara perusahaan mobil terkemuka di Jones Day yang membawa mitra restrukturisasi, Corinne Ball, harus dibayar Chrysler 950 dollar AS/jam (hampir Rp 10 juta). Sebelumnya, pada awal April 2009, Ball menggenakan tarif konsultasi 900 dollar AS per jam.

Ditambahkan oleh Lubben, berdasarkan pada aset dan tanggung jawab Chrysler, dibutuhkan dua tahun untuk memutuskan perusahaan ini bangkrut. Seandainya, kasus seperti ini dialami oleh General Motors, biayanya bisa dua kali lipat dari yang dikeluarkan Chrysler.

Sejak 2007
Menurut the Detroit News.com, Chrysler telah mencari mitra strategis sejak 2007. Perusahaan yang berpusat di Auburn Hill ini coba menjual beberapa bagian dari usahanya dan membicarakan kerja sama dengan sejumlah perusahaan mobil terkemuka di dunia. Bahkan, beberapa minggu sebelum dipailitkan, Chrysler fokus mencari pembeli, perusahaan mobil dari China.

“Pada minggu-minggu terakhir, Chrysler berusaha menjual pabrik dan unit usaha lain kepada sebuah perusahaan China. Usaha tersebut tidak berhasil,” beber orang nomor dua Chrysler LLC, Tom LaSorda.

Chrysler berusaha menjual mesin-mesin, transmisi, seluruh pabrik, dan bahan-bahan pabriknya di Amerika Serikat kepada Beijing Automotive Industry Holding Co, Tempo International Group, Hatwai Automobiles, dan Chery Automotive Co. Namun, hasilnya nihil.

Sebelumnya, Chrysler juga coba beraliansi dengan Nissan, General Motors, Volkswagen, Tata Motors, Magna, GAZ, Hyundai, Honda, dan Toyota. Kemungkinan kerja sama dengan Nissan dan GM sempat mengemuka. Namun, hasilnya tetap nihil.

 

Sumber :  KOMPAS.com