Hotline: 031- 83 100 888, 0821 8983 5555 | E-Mail:

MORRIS MINI COOPER 1979 PENGHIBUR SEMENTARA

05 April 2010

 

MORRIS MINI COOPER 1979 PENGHIBUR SEMENTARA

Sebagai mekanik balap motor yang andal, rupanya kesenangan Edwin akan kendaraan roda 4, enggak bisa ditawar lagi. Yup, karena seenggaknya ia memiliki beberapa varian mobil ‘aneh’, yang bahkan sudah enggak bisa ditemukan di sini. Salah satunya Honda N360 Coupe, yang kebetulan direstorasinya dengan apik. Selain itu juga bermain hardcore, dengan Mitsubishi Galant-nya yang bermesin VR-4. Kali ini pun Edwin berulah lagi, dengan memodifikasi Morris Mini Cooper-nya. Ups.., tapi kali ini cukup mengapresiasi Mini buatan bengkel AWM, yang sohor sebagai bengkel spesialis Mini di Kota Kembang. Ya, dengan nilai yang tak terungkap, Edwin berhasil memindahkan kepemilikan Mini merah ini ke tangannya. Dengan alasan, spesifikasi modifikasi yang dijabaninya telah cukup mumpuni. Kenapa enggak? Coba saja longok kompartemen mesin yang sudah mengusung dapur pacu injeksi 1.300 cc bawaan Mini 1997. Apalagi Lana Wahab, bos AWM sekaligus punggawa Mini ini sebelumnya, turut membekali Mini berbalut cat Sikkens Ferrari red ini dengan girboks otomatis. Dasar pemilihannya, konon mesin dan girboks ini enggak ‘rewel’. Selain itu, pemasangannya pun plug and play, dalam artian mudah tersemat ke bodi Mini tahun 1979, termasuk kaki-kakinya. Dan sebagai kolektor velg Jepang lawas, maka Edwin turut pula memasangkan salah satu koleksi langkanya, yaitu Enkei Competition 8 ukuran 12x6 inci. Berikut ban Falken G Series berdiameter serupa, yang juga masih koleksi pribadi penggila radio control itu. Karena memakai ban 12 inci, maka Edwin menyesuaikan konstruksi remnya. Sebab bawaan Mini, rodanya berukuran 13 inci. Asal tahu saja, Mini ini sebenarnya hanya buat penghibur sementara bagi Edwin. Soalnya, 2 Mini kesayangannya sedang di garap bengkel AWM. Walah!

 

Sumber  : Ferdy ‘Atenx’, Rudy