Mobil Terbuka Antibising
5 Mei 2009
Jika sering melihat film James Bond, bisa jadi Anda tidak jarang melihat mobil Aston Martin berikut. Namun, kini fungsinya tidak lagi untuk kegiatan "mata-mata." Tapi, Aston Martin DBS Volante memberikan kesan mobil keluarga convertible, namun sporty.
Di balik moncong seksinya, terdapat mesin 12 silinder berkapasitas 6000 cc. Mesin tersebut sanggup "memuntahkan" 510 tk. Itu dilakukannya lewat sistem gearbox 6 yang menimbulkan kecepatan manual otomatis.
DBS Volante memang memiliki akselerasi super. Ia mampu berlari dari diam hingga 100 km/jam dalam waktu 4,3 detik. Diperkirakan, kecepatan puncaknya bisa mencapai 240 km/jam. Aston Martin memasang mesin tipe V12 pada mobil tersebut. Tujuannya memberikan kenyamanan dalam mengemudi.
Mobil itu dibuat untuk memperingati 95 tahun Aston Martin berdiri. Desain Aston Martin DBS Volante mengacu pada keluaran sebelumnya, Aston Martin Volantes. Kursi mobil tersebut ditambahkan menjadi empat buah. Konsep itu cocok untuk anak muda dengan kebutuhan tempat ekstra.
Rem yang Volante tawarkan adalah sistem rem berbahan keramik karbon sebagai standar Aston Martin. Peranti itu memberikan kekuatan untuk menghentikan mobil dengan luar biasa. DBS Volante dibuat dari bahan yang ringan. Bahan tersebut berasal dari industri pembuatan bahan Motorsport dan Aerospace.
Dengan "sayap" depan dan boot penutup berbahan serat karbon, mobil itu serasa melayang saat dikendarai. Tak perlu khawatirkan dengan sisi entertainment. Terdapat 13 speaker aktif yang terpasang pada sisi-sisi mobil. Produk dari BeoSound DBS tersebut mampu menggoyangkan telinga pendengar.
DBS BeoSound itu terbilang sistem audio yang canggih. Sebab, ketepatan suara langsung diatur menuju pusat pengemudi dan penumpang saat kap dibuka. Awalnya, DBS dirancang sebagai mobil sporty GT berisi dua penumpang. Namun, tim pendesainnya ingin membuat mobil tersebut berkesan anak muda. Kecanggihan juga ditunjukkan oleh sistem penutup kapnya. Ketika ditutup, kap tersebut mampu meredam kebisingan. (ask/bs/kkn)
Sumber : DETEKSI, Harian Jawa Pos
[ Rabu, 08 April 2009 ]